Tampilkan postingan dengan label Lifestyle. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lifestyle. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Juni 2019

Referral Code Kredivo

 Kredivo adalah kartu kredit digital berupa aplikasi di smartphone yang memberikan kamu kemudahan untuk beli sekarang dan bayar nanti dalam 30 hari tanpa bunga atau 6 bulan dan 12 bulan dengan bunga 2,95% per bulan.

Sebagai inovasi dan solusi praktis untuk memudahkan belanja digital, aplikasi ini tentunya menarik animo banyak orang. Apalagi Kredivo ini dapat digunakan di ratusan merchants dan aplikasi belanja online seperti Shopee, Lazada, JD.ID, blibli.com, dsb. Oleh karena itu, banyak yang melakukan pengajuan pendaftaran kredit digital ini. Jika ingin untung, pada saat proses pendaftaran harus memasukkan referral code agar dapat diskon Rp. 100.000,- saat pertama kali berbelanja.

Berikut adalah Referral code yang kamu butuhkan:

kredotnh

Nah, langsung disalin saja ya dan masukkan ke kolom referral code kamu.

Selamat berbelanja hemat dan bijak.

Selasa, 10 Februari 2015

Aplikasi untuk membaca Ebook dan novel melalui android

Beberapa waktu yang lalu, saya memposting sebuah artikel mengenai bagaimana cara menonton lewat android. Kali ini, kembali saya akan membahas bagaimana mengoptimalkan fungsi Android anda untuk sesuatu yang bermanfaat, bukan hanya sekadar digunakan untuk sosial media atau ajang gaya-gayaan.
Untuk para pecinta bacaan, membaca sudah seperti bernapas, tanpanya mereka tidak akan bisa hidup. Jika menilik satu dekade ke belakang, akses untuk membaca belum seleluasa sekarang. Jika tidak ingin menghabiskan uang di toko buku, biasanya harus menjadi anggota perpustakaan tertentu atau menyewa di tempat penyewaan buku (Kebanyakan komik). Jika menjadi anggota sebuah perpustakaan, ada beberapa peraturan yang harus dipatuhi seperti buku-buku tertentu yang hanya boleh dibaca di tempat atau jika boleh dipinjam, hanya dalam jumlah dan kategori yang terbatas. Terlambat mengembalikan akan dikenakan denda, sama halnya dengan terlambat mengembalikan buku di tempat penyewaan.
Syukurlah, teknologi semakin maju sehingga kita dapat mengenal yang dinamakan Electronic book atau lebih dikenal dengan istilah Ebook.  Ebook adalah buku yang diformat secara digital sehingga dapat dibaca secara virtual. Ebook dapat terdiri dari berbagai macam bentuk file seperti pdf, epub, txt, djvu, xps, mobi, dsb. Biasanya yang paling umum adalah pdf. Pertama kali ebook dibaca menggunakan laptop tetapi makin ke sini ebook lebih sering dibuka menggunakan gadget yang lebih praktis seperti tablet atau HP.
Di Internet sudah banyak beredar novel-novel populer baik klasik maupun yang terbaru dari berbagai Genre dalam banyak bahasa, termasuk bahasa indonesia (Penulis pribumi maupun terjemahan). Membaca menggunakan tablet menjadi pilihan utama karena ukurannya yang pas di tangan, sekitar 6-8 inci sehingga terasa seperti menggenggam sebuah buku. Jangan memilih tablet  yang berukuran terlalu besar misalnya 10.1 inci. Biasanya tangan akan cepat pegal dan tidak nyaman dalam menentukan posisi kecuali jika pembaca memang orang besar bertangan besar, pantaslah. Membaca menggunakan hp juga tidak saya sarankan sebagai pilihan utama, terbayang kan seberapa rapat kita harus menyipitkan mata untuk membaca tulisannya di layar yang kecil itu.
Ada banyak situs yang menyediakan bacaan untuk didownload maupun baca di tempat secara gratis seperti insomnia,  freeebookpdf,  portal novel,  dll. Bisa dicari dengan browsing di google. Untuk mendownload versi yang legit, dapat dilakukan melalui Amazon atau playbook.  Tetapi harus mengeluarkan biaya lagi. Ebook-ebook ini dapat didownload dalam format yang sudah disediakan oleh situs yang bersangkutan tetapi pastikan terlebih dahulu bahwa aplikasi ebook reader yang terdapat dalam tablet dapat digunakan untuk membuka ebook dalam format tersebut.
Berikut adalah beberapa aplikasi yang saya gunakan untuk membaca novel di device saya:
1. PlayBook
Aplikasi resmi Google yang memiliki desain luar biasa menarik dan efek saat membalik halamannya benar-benar menyerupai buku asli, suara dan bentuk kertas yang saling menumpuk di ujungnya membuat kita merasa seperti membalik halaman dari buku yang sebenarnya. Buku-bukunya dapat didownload langsung dari playstore. Jika beruntung, mungkin bisa stumble pada beberapa item gratis,  tetapi biasanya buku-buku populer semuanya berbayar. Tapi jangan khawatir, kita dapat mendownload sampelnya secara gratis baru kemudian memutuskan apakah buku tersebut memang layak untuk sejumlah rupiah.
2. Kindle
Ini adalah salah satu aplikasi untuk membaca yang paling populer di dunia, bahkan sudah ada gadget kindle yang benar-benar diperuntukkan hanya untuk membaca. Sayangnya, di negara kita tercinta ini, gadget yang bentuknya mirip tablet ini masih kurang diminati walaupun harganya relatif murah. Selain karena masih ada alternatif lain seperti tablet, kita juga memerlukan akun Amazon untuk membeli buku-buku yang tersedia di sana. Pengalaman saat mencoba membeli langsung dari Amazon, muncul tulisan yang menurut saya mendiskriminasi negara ini karena kita tidak diperbolehkan membelinya bahkan untuk buku yang gratis sekalipun. Untungnya ada Samsung Kindle yang bisa ditemukan di galaxy apps khusus untuk pengguna samsung yang bisa menjadi jalan keluar masalah ini. Setelah mendownload aplikasi tersebut di tab, kita dapat membeli buku langsung dari Samsung kindle tanpa mengalami kesulitan apa pun. Ebook yang disediakan khas Amazon, tertata rapi dan legit.
3. Wattpad
Wattpad adalah sebuah aplikasi yang dapat didownload secara gratis di playstore. Aplikasi ini memang disediakan untuk para pembaca mania yang mencari bahan bacaan yang segar dari genre-genre yang diminati (romance, mystery,  teenlit,  Horror,  dsb) dalam bahasa yang diinginkan. Bacaan yang terdapat di Wattpad kebanyakan ditulis bukan oleh penulis kenamaan tetapi penulis-penulis yang masih baru tetapi ingin membagikan karyanya kepada banyak orang tanpa penerbit atau promosi selangit. Cukup tulis lalu posting. Jadi selain untuk membaca, aplikasi ini juga bisa digunakan untuk menulis dan memposting karya kita untuk dibaca oleh banyak orang. Para penulis memposting karyanya per chapter dan jeda waktu antar setiap penulis biasanya bervariasi sehingga disarankan untuk membaca cerita yang sudah atau hampir selesai. Semakin banyak reader dan vote dari cerita tersebut, semakin menjanjikan cerita tersebut untuk dibaca. Kita juga dapat memberikan vote dan comment untuk chapter yang disukai. Jika sudah menyimpan suatu cerita di library, bahkan saat offline punya  cerita tersebut masih bisa dibaca.
4. Portal Novel Via browser
Ini adalah sebuah website yang berisi novel-novel populer yang sudah diterjemahkan oleh admin ke dalam bahasa Indonesia per babnya.  Saya pribadi kurang menyukai website ini dibanding aplikasi yang lain selain karena membutuhkan koneksi Internet terus menerus, tatap mukanya repot dan harus bolak-balik sana sini hanya untuk membaca bab selanjutnya. Saat membaca kita hanya bisa scroll down, tidak ada next page atau membalik halaman, belum lagi jika koneksi internet lambat, maka harus bersabar untuk loading. Banyak orang yang mengunjungi website ini karena dedikasi admin yang patut diacungi jempol dalam menerjemahkan novel-novel yang sedang digandrungi. Mottonya yaitu "Anda punya waktu Kami punya cerita".
5. Polaris  Office
Sama halnya dengan aplikasi serupa seperti King's office atau Olive office, aplikasi ini dapat membuka berbagai file seperti word, txt, pdf atau ppt.  Lebih cocok untuk kegiatan edukatif walaupun tidak ada salahnya untuk membaca novel ebook dalam bentuk txt. Walaupun hanya bisa scroll down, tetapi tidak ada tombol kembali yang harus ditekan seperti pada portal novel yang dibaca di browser, juga dapat dibaca offline. Sensasi membacanya sama seperti membaca lewat Microsoft Word PC. Untuk menyelesaikan cerita, cukup scroll down dari awal sampai akhir. Dapat digunakan untuk editing dan mengkonversi file ke dalam bentuk pdf.
6. Aldiko
Aldiko adalah aplikasi ebook reader terbaik yang pernah ada karena berbagai alasan. Yang pertama, aplikasi yang bisa didownload secara gratis di playstore ini punya tampilan bookshelf yang cantik dengan penataan yang simple dan elegan. Kedua, begitu didownload kita sudah mendapatkan satu ebook gratis, White Fang. Ketiga, dapat dibaca secara offline. Jika filenya sudah ada di SD card, maka yang dilakukan hanya sisa dibaca. Kemudian, tampilan bacaannya yang memikat, terutama untuk file epub. Walaupun hanya bisa membuka dua jenis format ebook yaitu pdf dan epub tetapi tampilan bacaannya sangat mengagumkan. Jika diibaratkan film, kualitas bisa disebut HD. Ada pengaturan ukuran huruf dan brightness sehingga tidak menyakitkan mata. Untuk epub bahkan terdapat mode siang dan malam jadi membaca di malam hari menjadi menyenangkan bahkan ketika lampu baca dimatikan karena backgroundnya menjadi hitam. Selain itu kita juga dapat purchase buku secara online, baik yang gratis maupun berbayar melalui Aldiko Store.
7. Ebook droid
Salah satu aplikasi ebook reader yang dapat dijumpai di playstore. Kelebihan aplikasi ini adalah dapat membuka ebook dengan format yang lebih beragam. Kalau Aldiko hanya bisa untuk pdf dan epub, Ebook droid dapat membuka Format format seperti pdf, djvu,  XPS, comic book (coz, cbr), fiction book (fb2, fb2.zip), epub, rtf,  mobi dan azw3 (experimental). Interfacenya tidak sesederhana dan semudah Aldiko dalam pengoperasiannya jadi baru digunakan jika ebook tersebut memang tidak bisa dibuka dengan Aldiko. Bookshelf nya memiliki desain yang lucu dengan hiasan sarang laba-laba dan kita bisa memilih cara berpindah ke halaman selanjutnya.
OK! Itulah  cara-cara yang bisa digunakan untuk membaca lewat genggaman kita. Silahkan mencobanya sendiri, semoga bermanfaat. Membaca lewat tab memang praktis dan menyenangkan,  tetapi jangan pernah lupakan buku asli. Di atas saya memang sudah menulis panjang lebar mengenai membaca secara virtual, tetapi terus terang tidak ada yang mengalahkan bau perkamen baru yang menguar ketika halaman-halaman tersebut dibalik terlebih lagi membaca buku langsung lebih aman untuk mata. Pastikan untuk menggunakan brightness 0 dan atau memasang anti glare ketika membaca lewat tablet.
Love, yumi.

Jumat, 06 Februari 2015

FANDOM



FANDOM---> Ada yang pernah mendengar istilah ini?

FANDOM atau Fan Kingdom adalah istilah yang digunakan untuk sekumpulan orang yang menyukai sesuatu dan bersifat sporadis sehingga anggotanya ada banyak.

Contohnya penulis sendiri adalah seorang Potterhead yang merupakan sebutan untuk para penggemar Harry Potter. Selain menasbihkan diri sebagai seorang Potterhead,  penulis juga mempunyai akun di Pottermore, sebuah website milik JK Rowling yang dibuat khusus bagi para penggemarnya untuk membagikan detail-detail menarik seputar Harry Potter dan memainkan games yang berhubungan dengan Harry Potter.  Sebelum masuk ke Pottermore,  terlebih dahulu dilakukan seleksi dengan menjawab aneka pertanyaan untuk menempatkan orang tersebut di asrama yang sesuai. Beberapa Potterhead kenalan penulis mencoba beberapa kali karena tidak tidak suka dengan asramanya sampai masuk ke asrama yang diinginkan. Penulis sendiri sudah mencoba tiga kali tapi selalu berakhir di Slytherin.  (Hey, Snape adalah anggota Slytherin dan dia adalah karakter paling loyal di Harry Potter.  Merlin sendiri juga anggota Slytherin.  Benar! Penyihir terhebat di dunia. Tidak semua anggota Slytherin jahat).

Beberapa Potterhead suka menulis fanfiction untuk Harry Potter. Orang-orang semacam ini adalah orang-orang yang menginginkan alternatif ending atau orang-orang yang mereka-reka kejadian setelah epilog. Hal ini merupakan hal yang menarik karena membuat kita berandai-andai,  sebuah fanfiction yang sehat.  Tetapi terkadang ada juga orang-orang yang memasangkan Karakter - karakter yang tidak seharusnya seperti Draco X Hermione atau merubah alur cerita secara drastis. Menurut penulis sendiri, walaupun kebebasan untuk berimajinasi merupakan hak setiap orang, tetapi tindakan-tindakan seperti ini sama seperti tidak menghormati penulis yang sebenarnya.

FANDOM juga marak di sosial media seperti Facebook, Twitter dan Instagram. Penulis sendiri tidak akan menyangkal bahwa dia mengikuti 'beberapa' akun FANDOM Harry Potter.

Saking menggemari Harry Potter,  tidak sedikit Potterhead yang mengoleksi seluruh bukunya dalam berbagai bahasa dan yang paling berharga adalah seri pertamanya yang dikeluarkan oleh Bloomsbury "Harry Potter and The Philosoper Stone" sebelum berganti nama menjadi "Harry Potter and The Sorcerer's Stone". (Penulis hanya punya koleksi dalam bahasa Indonesia dan english,  hard dan ebook serta buku-buku tambahan seperti Quidditch dari masa ke masa dan Hewan-hewan Fantastis dan dimana kau menemukannya). Hal ini masih dalam batas kewajaran, termasuk menempel posternya di dinding kamar. Tetapi terkadang ada potterhead yang berbuat terlalu jauh seperti menuntut casts film nya (Oh, seandainya penulis tinggal di London, apakah dia akan melakukan hal yang sama?) atau menjadi penganut witchcraft (jangan dicontoh! ). Beberapa juga menjadi sedikit lebih ekstrim dibandingkan emo, seolah aura gelap dan misterius melingkupinya kemana pun dia pergi. Tapi penulis belum mengenal seorang pun anggota Potterhead yang menjadi Serial killer,  kalau magician ada-banyak.

Lalu apakah ada sisi positif yang bisa diambil dari menjadi seorang Potterhead?
Lots, here's a few
  1. Harry Potter mengajarkan moral hidup lebih baik daripada PKN.
  2. Harry Potter menunjukkan arti keberanian yang sesungguhnya. 
  3. Harry Potter memberitahukan fakta bahwa semua orang mempunyai sisi terbaik dari dirinya. Bahkan seseorang yang tidak disangka-sangka mampu melakukan hal yang luar biasa hebat. (Snape, hikzz)
  4. Kepintaran, Keelokan dan Kekayaan tidak ada artinya jika tidak memiliki kebahagiaan sejati dalam hidup 
  5. Penulis belajar bahasa latin dari Harry Potter,
  6. dan masih banyak lagi...

Seorang anggota FANDOM akan berbicara terus menerus tentang 'idolanya' oleh karena itulah mengapa judul postingan ini FANDOM tetapi penulis hanya berbicara terus menerus mengenai kerajaan Harry Potter. Tentunya FANDOM tidak melulu tentang Harry Potter,  tetapi ada banyak lagi. Ada yang tahu tentang Sherlockian?  Atau jangan-jangan malah merupakan seorang Sherlockian?

Ya, dari namanya kita dapat menebak bahwa Sherlockian hidup di kerajaan karya yang dibuat oleh Sir Arthur Conan Doyle : Sherlock Holmes. Jika begitu apakah Shinichi Kudo merupakan seorang Sherlockian?  Ehm, pertanyaan yang sulit. Ya, di cerita memang dia penggemar berat Sherlock Holmes tetapi dia sendiri adalah raja di kerajaan Detective Conan, memiliki FANDOM nya sendiri. Penulis menyerahkan sepenuhnya untuk menjawab masing-masing.

Karena tadi berbicara tentang Detective Conan,  maka tidak afdal rasanya kalau tidak membahas tentang otaku.  Bagi yang suka membaca manga (tolong jangan bilang komik) dan menonton anime (bukan cartoon ya) pasti sudah tidak asing dengan istilah ini. Beberapa teman penulis juga merupakan seorang otaku. Mereka ini seperti Ind0mar3t,   ada dimana-mana. Genre manga/anime ini juga bermacam-macam,  dari yang lucu,  romantis, heroik, kelam dan serampangan. Berbeda dengan karakter komik barat seperti marvell yang lebih terkesan maskulin dan bombastis dalam pencitraannya, manga jepang mempunyai gambar yang lebih indah dengan mata berkilau, cerita yang mengaduk emosi (bahkan yang bernuansa kelam seperti Shingeki No Kyojin sekalipun) dan unsur-unsur khas Jepang di dalamnya. Para otaku cenderung fanatik,  mereka bukan hanya mengoleksi beraneka macam benda yang berhubungan dengan idolanya,  tetapi juga sampai belajar bahasa jepang dan bertingkah seperti di dalam manga/anime (Cosplay  and more).

Ada juga FANDOM untuk film-film legendaris seperti Star Wars dan Star Trek. Di Amerika, bahkan sering digelar convention untuk pertemuan para anggota yang dilaksanakan annually di kota-kota yang berbeda. Mereka datang dengan berpakaian seperti karakter dalam film, pakaian jedi dan pedang bercahaya atau darth vader untuk star wars dan  kostum luar angkasa ketat beserta telinga runcing untuk Star trek. Mereka juga suka berbicara dalam bahasa ciptaan dalam film tersebut, Vulcan atau apa pun itulah.

Kebanyakan film yang sukses di layar lebar berasal dari novel yang sudah booming terlebih dahulu seperti (Harry Potter tidak usah disebut ya) Hunger games trilogy, Twilight Saga (Pengkhianat kau Cedric Diggory!  Ehm, maaf), Divergent Trilogy, Percy Jackson Saga, Darren Shan Saga, Narnia dan seterusnya dan seterusnya.  Tentunya masing-masing juga mempunyai FANDOM tersendiri. Jadi jika ada yang membuat film yang diangkat dari novel tersebut, maka hal itu akan sangat ditunggu-tunggu oleh penggemar novelnya tetapi bersiap saja dihujat jika hasilnya ternyata tak seperti yang diharapkan oleh para pembaca. Menuangkan novel menjadi sebuah film memang bukan merupakan pekerjaan yang gampang dan biasanya mereka berusaha membuatnya semirip mungkin dengan isi novel tetapi karena kendala waktu, terkadang beberapa adegan harus dipotong. Sialnya jika kebetulan adegan yang dipotong tersebut adalah salah satu yang paling berkesan bagi pembaca, that's it. Sudah jelas apa yang akan terjadi. Pada kenyataannya,  sebagian besar film yang berasal dari novel memang tidak sebagus novelnya (Kecuali jika yang ditanya adalah orang yang tidak suka membaca).

Demikianlah sekilas tentang FANDOM.  Mudah-mudahan bisa memberikan gambaran yang sedikit lebih jelas. Menjadi seorang fans terhadap sesuatu harus bisa menjadi fans yang bijaksana dalam menyortir hal-hal baik dan bermanfaat yang bisa kita pelajari. Antusias boleh tetapi menjadi fanatik sampai melupakan hal lain tidaklah sehat. Tentunya Raja dan Ratu kerajaan-kerajaan ini (Para penulis dan Pencipta karya) tidak menginginkan hal ini untuk para fansnya.

Love, yumi.

Hasil gambar untuk Fandom

Senin, 21 April 2014

The Meaning of Mahsumi




SERA MASUMI


My name Mahsumi, it's origin is from Japanese word "Masumi" but the pronouncation is Mah soo mee or in Indonesian's tongue "Mahsumi".

m ah s oo m ee

m       ah  s   oo    m ee
  me      car       so        foo        me       see
So my name is written as the it's pronounced. What i don't get is even after my name is clearly written some people still barely able to speak my name or maybe they just like to make fun of it. I can't see anything's wrong with my name. I kinda like it and it also has a wonderful meaning: "Increasing beauty and True purity". It's totally suit me me right?! (yeah...right!!!)


The meaning of the name Masumi is Beauty, True Purity
The origin of the name Masumi is Japanese

Read more at http://www.babynames.com/name/Masumi#2EFg0VZbSW4ppv6h.99

The meaning of the name Masumi is Beauty, True Purity
The origin of the name Masumi is Japanese

Read more at http://www.babynames.com/name/Masumi#2EFg0VZbSW4ppv6h.99

Senin, 10 Maret 2014

Tips N Tricks Lulus Ujian Masuk Apoteker

Halo, guys...
   Namaku Mahsumi dan sekarang sedang kuliah Profesi Apoteker di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Aku membuat postingan ini sebenarnya sebagai bagian dari nazar karena sudah berhasil lulus ujian masuk PSPA (Program Studi Profesi Apoteker) Sanata Dharma.
    Berikut ini aku akan berbagi beberapa hal penting yang bisa berpengaruh pada hasil ujian masuk teman-teman semua. Hal-hal berikut berdasarkan pengalaman dari diri pribadi juga teman-teman dan para senior yang telah mendahuluiku menjadi seorang Apoteker (nez...)

Well, let's get to it, Tips N Trick Lulus Ujian Masuk Apoteker:
1. Tentukan Universitas pilihan kalian
     Sebaiknya pilih Universitas dengan akreditasi A karena pasti sudah terjamin mutunya. Jangan keburu pesimis sebelum mencoba. Kalau kamu benar-benar tidak yakin dengan kemampuan kamu maka sebaiknya cadangkan beberapa Universitas lain sebagai alternatif. Pastikan bahwa jadwal ujiannya tidak bentrok.

2. Sesuaikan dengan budget kamu
Well, tidak lucu kan kalau kamu sudah lulus tapi terpaksa harus mengundurkan nilai karena alasan klise sperti biaya. Jika kamu punya modal lain selain uang, coba cari beasiswa atau part time job selama kuliah. (Aku juga PTJ tapi waktu S1, hehehe...)
Untuk wilayah Yogyakarta pada Tahun 2014 ini biaya untuk Universitas Swasta yang mengadakan PSPA bagi mahasiswa dari luar yaitu untuk Universitas Sanata Dharma 14 juta, UII 21,5 juta, dan UAD juga berkisar 20 juta (tapi saya kurang tahu pasti, lol) sedangkan UGM tidak menerima Mahasiswa PSPA dari luar karena kuotanya sudah terisi penuh untuk mahasiswa dari dalam.. Universitas Wahid Hasyim Semarang 12 juta sedangkan Universitas Pancasila Jakarta 28 Juta.
3. Siapkan semua persyaratan yang dibutuhkan
Hal-hal kecil seperti pas foto ukuran sesuai ketentuan, fotocopy ijazah dan transkrip nilai serta tetek bengeknya sampai Surat Keterangan Sehat dan Bebas Narkoba serta sertifikat TOEFL.

4. Lihat jenis-jenis ujian masuknya
Tidak semua Universitas memiliki metode yang sama dalam menyeleksi calon mahasiswa mereka. Contohnya di Universitas Setia Budi Solo menyajikan ujian kefarmasian dengan pelajaran seperti Teknologi Farmasi, Farmakoterapi, dsb. Beberapa Universitas mempunyai sesi wawancara dan Ujian Psikotest. Ada juga Universitas yang mensyaratkan ujian TOEFL harus diambil di Universitas tersebut sehingga kamu butuh TOEFL Preparation sebelumnya. Untuk Universitas Sanata Dharma, ujian masuknya berupa Ujian Psikotest dan Tes wawancara sedangkan persyaratan TOEFL dapat menggunakan sertifikat dari luar (Kebetulan aku ambilnya di ELC, hehehe...)

5. Belajar...Belajar...Belajar...
Belajarlah sesuai jenis UJian yang akan kamu ikut. Kalau Universitas tempat kamu mendaftar mengadakan ujian kefarmasian maka kamu harus mereview pelajaran-pelajaran S1 kamu tetapi kalau ujiannya Psikotest maka yang harus kamu pelajari yah materi psikotest. Belajar dengan sungguh-sungguh dan jangan malas-malasan. Belajar juga bagaimana sikap yang harus kamu tunjukkan ketika mengikuti tes wawancara nanti. So, persiapkan dirimu dengan sebaik-baiknya!

6. Berdoa
Jangan lupa berdoa sesuai agama dan keyakinan masing-masing. Aku pribadi sudah merasakan kemanjuran dari kekuatan doa loh, alhamdulillah. Jangan lupa juga minta didoakan sama orangtua juga yach...

7. Siap menerima hasil apapun dan pantang menyerah
Aku termasuk golongan orang yang beruntung karena langsung lulus pada kali pertama mencoba tetapi ada temanku yang harus mencoba 3 kali di 3 Universitas di Kota yang berbeda baru dia berhasil masuk ke sebuah Universitas Swasta di Jakarta. Akhirnya dia bisa mengambil hikmah dari semua itu. Kabar baiknya, dia terhindar dari tinggal di Kota abu Yogyakarta dan Solo yang saat itu tengah dilanda abu dari Gunung Kelud dan dia bisa tinggal di kota Metropolitan Jakarta, fuihhh...

8. All is Well!
Apapun yang terjadi itu sudah merupakan jalan hidup dan kita tidak bisa merubah masa lalu (kecuali dengan mesin waktu kali, hahaha) tetapi kita bisa membuat masa depan kita sendiri dan percayalah bahwa Tuhan akan memberikan yang terbaik untuk kita.

Sekian dari aku, Good Luck, Ganbatte!!!
   

Kamis, 01 Maret 2012

Nama - Nama Tail Beasts

Berikut adalah cuplikan manga dari Naruto chapter 572:




Jadi, Nama -nama Tail Beasts dari ekor 1 - 9 yaitu :
1 : Shukaku
2 : Matatabi
3 : Isobu
4 : Son Gokuu
5 :Kokuou
6 : Saiken
7 : Choumei
8 : Gyuuki
9 : Kurama

Sepertinya hubungan antara shukaku dengan Kurama kurang baik, tetapi kesembilan monster berekor ini dulunya merupakan suatu kesatuan dan seperti yang sudah diramalkan kakek tua dalam cerita, mereka akan disatukan kembali oleh "The Choosen One" yang akan bisa membawa mereka ke arah yang benar. Kalau tidak salah kaprah, Naruto adalah Sang Terpilih yang akan menyatukan mereka, dengan demikian dia akan menguasai kekuatan yang sangat hebat bahkan sepertinya Sasuke dan Madara palsu tidak akan bisa menang melawan Naruto setelah dia memperoleh kekuatan dari pengetahuan akan nama-nama sulit tersebut...

Baca selengkapnya di www.unixmanga.com ...

The Avengers - Official Trailer #2 (HD)

Referral Code Kredivo

 Kredivo adalah kartu kredit digital berupa aplikasi di smartphone yang memberikan kamu kemudahan untuk beli sekarang dan bayar nanti dalam...